Post

Prodi Kewirausahaan Universitas Adzkia Dorong Mahasiswa Berbisnis di Tengah Era VUCA

Memulai sebuah usaha tidak mudah. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dilakukan sebelum memulai usaha, mulai dari ide bisnis, penelitian pasar, modal, manajemen keuangan, hingga pemasaran.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Prodi Kewirausahaan Universitas Adzkia Eko Fikriando dalam business talk dan webinar kewirausahaan yang dihadiri ratusan peserta secara online dan offline pada Jumat, 16 Desember 2022.

Eko Fikriando yang juga pendiri TahuyDakochan ini membagikan tips memulai bisnis kepada para mahasiswa. Ia mengatakan dalam memulai bisnis diperlukan adanya ide bisnis yang memiliki peluang pasar yang baik.

"Misalnya, kita mahasiswa di kampus kalau ingin berbisnis, bisa kita lakukan riset kecil-kecilan. Bagaimana mahasiswa menghabiskan uang jajannya di kampus? Misalnya sarapan pagi atau pulsa. Itu bisa kita jadikan ide bisnis. Ide bisnis yang baik adalah yang memiliki peluang pasar," ujar Eko Fikriando.

Selain Eko Fikriando, acara business talk dan webinar kewirausahaan juga menghadirkan dua sosok wirausahawan inspiratif sebagai pembicara, yakni Refki Riyantori (Ketua TDA Padang) dan Ahmad Hafidz (CEO Witbox).

Refki Riyantori menjelaskan pentingnya mencari mentor dalam memulai bisnis. Mentor adalah seseorang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang bidang bisnis yang sesuai dengan bisnis yang akan dimulai.

"Mereka dapat memberikan nasihat, saran, dan dukungan yang berguna selama proses memulai dan mengelola bisnis," terang Refki.

Sementara itu, Ahmad Hafidz menjelaskan era volatile, uncertain, complex, dan ambiguity (VUCA) yang menjadi tantangan dalam berbisnis saat sekarang.

"VUCA secara umum berarti perubahan yang ditimbulkan oleh teknologi. Efek dari perubahan ini terjadi di seluruh dunia dengan sangat cepat, bagaikan kilat," ungkap Ahmad Hafidz.

Oleh sebab itu, Ahmad Hafidz mendorong siapapun yang akan bergelut di dunia bisnis untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru di industri sehingga dapat menyesuaikan strategi bisnis sesuai dengan kebutuhan pasar.

Acara business talk dan webinar kewirausahaan juga disertai dengan penandatangan kerja sama antara Prodi Kewirausahaan Universitas Adzkia dengan TDA Padang dan Witbox.